Rabu, 06 Juli 2011

Hari Rabu tanggal 6 Juli 2011 , kegiatan ku dihari yang cerah.

Hari Rabu jam 04,30 udara terasa dingin karena semalam baru turun hujan . Alhamdullillah aku masih diberi kesempatan untuk menghirup udara yang segar dengan gratis berkat nikmat Allah yang tak terbilang jumlahnya . Jam 13.00 aku ke Toll Cibening sebagai pekerjaanku sekarang sebagai driver ( nganter istri ) .

Pulang dari Cibening aku lihat toll  Jakarta Cikampek  kelihatan macet mulai dari toll Pondok Gede  sampai pintu keluar Toll Cibening ..

Setelah pintu Gerbang Toll Cibening tempat berhentinya Bis bis dalam kota dan luar kota berehenti menurunkan dan menaikkan penumpang  dari Jakarta  dan penumpang yang mau keluar kota atau ke terminal bus  Bekasi .

Pintu Toll Jatibening kalau mau ke Jakarta hanya bayar Rp. 1000,- juga dari Jakarta keluar di Toll Jatibening bayar Rp 1000,-

Jam  22.00 aku jemput istri  , kali ini Henindya ikut jemput sekalian belanja keperluannya sendiri di Indomart Cibening, jalannya dari rumah ke Toll Cibening pulang pergi lancar .

Minggu, 03 Juli 2011

Kegiatan Minggu 3 Juli 2011 di Jalan Bakti Abri , Tapos , Cimanggis , Depok.

Jalan Bakti Abri rumah rumah disebelah rumahnya Wawan ada toko toko dan warung2 .Waktu pulang dari Perkapuran jalan Bakti lanacr begitu menuju jalan alternatip Transyogie .
Tanggal 3 Juli  hari Minggu 2011 kami bertiga mengikuti pertemuan arisan Keluarga Sujadi Adiwijaya di Cimanggis rumahnya keluarga Adhi Dermawan , jalan Bakti Abri , Cimanggis , Depok . Dari rumah jam 09.00 saya berangkat dengan  Sukiyati dan Dwi Widiastuti  istri Tias menantu , nyamper mas Pur dan mba Antin di perempatan Kranggan . 
Dari Kranggan langsung ke jalan Bakti Abri , karena sudah lama tidak berkunjung  kerumah keluarga  Wawan jalan agak lupa , untung mas Pur hapal jalannya , sehingga sampailah dirumah Wawan dengan selamat dan tepat waktu .

Sampai dirumah Wawan sudah pada datang antara lain Wanti diantar Dhani , dan cucu cucunya , Bayu  datang sendiri dengan motor kawasaki yang besar , kemudian datang rombongan keluarga Ari Sumaryanto dari Cijantung , Uki , Ria , Eko Pujiono istri dan 3 putranya datang dengan motor , Galuh putranya almarhum Purtedjo yang sedang liburan dari Pesantren Bantul  .
Yadi istri dan 2 putranya datang naik motor dari Pondok Gede .,  Terakhir datanglah keluarga Ika Ali Ahmudi dengan putra putrinya .

Yang tidak hadir antara lain keluarga Penta , karena menunggu Dhono di Depok , kemudian istrinya Bayu karena baru saja melahirkan putranya beberapa hari yang lalu .Istri almarhum Purtedjo , Keluarga Pandu karena sedang pergi ke Bandung  untuk kontrol tanggannya ke dokter yang mengoperasi tangannya di Rumah Sakit Halmahera Bandung beberapa bulan yang lalu, kemudia Akeda Bagus Jullysetiasi  , Ita dan suaminya .

Nama putranya Triyadi Bayu Sakti  yaitu FAWAZ AL FATHONI SAKTI , berat 3,49 Kg , panjang 49 cm .

Kami keluarga besar Sujadi Adiwjaya mngucapkan selamat atas kelahirannya anak ke dua Bayu , semoga menjadi anak yang soleh dan selalu mendapat barokah dan kesehatan  dari Allah swt. Amin .

Selain itu telah dikhitan anak pertamanya  Penta di Depok , juga putranya Eko yang pertama akan dikhtan tanggal 9 Juli 2011 di Cimanggis , semoga anak anak yang telah dikhitan cepat sembuh dan menjadi anak yang soleh dan pintar . Amin
Sedang yang akan dikhitan semoga dapat berjalan dengan lancar serta semoga nanti cepat sembuh dan selalu dilindungi oleh Allah swt . Amin

Selain itu nanti pada tanggal 10 Juli 2011  keluarga Wanti Sudhana Kowangid yang bertempat tinggal di Jalan Danau Batur Depok Timur II , akan melamar calon istrinya Dhani Romeigo di jalan Perintis No 3 Banjaran Pucung , Jatijajar , Depok . Calon istrinya bernama Ika Indriani putri dari Keluarga  Bapak Sumarno - dengan Ibu Siti Sujarwati,

Rencana tanggal 10 Juli 2011 insya Allah akan ikut melamar yaitu :  Keluarga Purwanto 2 orang , Keluarga Purnomo 4 orang , keluarga Rum 2 orang , keluarga Purwandari Sumaryanto 2 orang , keluarga Purwantiningsih sendiri 13 orang .
Adapun pembagian tugas bawaan sudah ditentukan dalam pertemuan tanggal 3 Juli dirumah keluarga Wawan .

Yang secara sukarela menyediakan bawaan adalah : Keluarga Purwanto  :KL . Keluarga Purnomo : B , Keluarga Pandu K Srby , Rum : Lp , Purwandari KRM, wawan CC .

Yang dapat uang arisan adalah Keluarga Wawan .
Untuk 2 bulan berikutnya yang ketempatan  keluarga Bayu .

Pulang  dari Rumah Wawan jam 14.30 , kami bersama keluarga Purwanto , Rum , sampai di Kranggan mas Pur dan Rum turun , jalan Transyogie ( alternatip Cilengsie ) macet mulai dari lampu merah Kranggan sampai di Cibubur , kemudian masuk Toll Jagorawi juga macet sampai jalan yang mau masuk ke Toll Jor .  Setelah masuk Toll Jor jalan mulai lancar .
Sampai rumah sekitar jam 16.00 .

Tidak berapa lama datang kerumah Jalan Kepodang C 7 rombongan Suwarni Heruwarsono dari Subang yang baru saja mengunjungi saudara saudaranya di Jakarta . 
Tidak lama kemudian datang keluarga Pandu bersama ibunya Hamidah yang datang dari Cimahi, setelah menempuh perjalanan 3 hari ke Semarang , Yogya dan Wates  mam[ir Cimahi langsung mampir kerumah Kepodang pada malam harinya .
Keluarga Suwarni Heruwarsono jam 20.00 pulang ke Subang , kemudian disusul keluarga Pandu Pulang ke Cibubur .
Demikianlah sekilas berita dari keluarga Purnomo di hari Minggu tanggal 3 Juli 2011 .

Rombongan Sukiyati , Mba Antin dan dwi bari tiba dirumah Wawan pada jam 11.00

Galuh putranya mas Tedjo almarhum sedang libur dari Pesantren Salafi di Bantul , ikut datang ke Arisan dirumah Wawan .

Kedua putranya Yadi duduk  didepan halaman rumah istrinya Wawan  disebelahnya ada warung .

Purwanto berbibcang bincang dengan bapaknya istrinya Wawan .

Motor otor diparkir didepan rumah , disebelah rumah ada tower teleponmenjulang tinggi

Jalan Bakti Abri didepan rumah Wawan situasinya agak sepi , pada tanggal 3 Juli 2011 .jam 12.00

Didepan rumah ada Masjid , pinggiran jalan dapat untuk parkir mobil

Didepan rumahnya Wawan kita dapat duduk duduk dibawah pohon, tampak Rianur menanyakan soal Sripsi  dengan Dwi Widiastuti yang kebetulan Dosen di Universitas Gunadarma.



Sutarman , Yadi , Galuh sedang berbincang binvang di depan warung , sebelum arisan dimulai .

Rabu, 29 Juni 2011

Kegiatan Rabu 29 Juni 2011 ke Pekan Raya Jakarta .

Ondel ondel ciri khas boneka Betawi , yang berjalan keliling di Pekan Raya Jakarta , kemaren hari Rabu tanggal 29 Juni 2011.

Tempat penjualan minyak wangi merk Regaza , Casablanca , dll 
Badut berupa hewan yang banyak disenangi anak anak kecil di Pekan Raya Jakarta Juni 29 , 2011

e
Penjualan obral dengan discount 50 % sampai dengan 70 % di Pekan  Raya Jakarta untuk membli pakaian untuk lebaran


Barisan kebudayaan Betawi keliling Pekan Raya Jakarta menampilkan music dan tari tarian khas Betawi pada tanggal 29 Juni 2011 .

Para penari dan para peserta paviliyun ikut berpawai keliling Pekan Raya Jakarta  sambil mengiklankan dagangannyakemarin tanggal 29 Juni 2011

Salah satu peserta pawai yang membawa ikon sepatu besar untuk mengenalkan produknya di PRJ kemarin hari Rabu 29 Juni 2011 disiang hari sampai malam hari

Makan sore berupa nasi gudeg komplit di Pekan Raya Jakarta pada sore hari bersama keluarga Heruwarsono dan Keluarga Sukiyati Purnomo 

Sambil istirahat sekalian makan dan minum di Pekan Raya Jakarta pada hari Rabu kemaren  tanggal 29 Juni 2011 , karena hari libur pengunjung membludak .


Samai dirumah setelah berjalan jalan di Pekan Raya Jakarta , semua belanjanya dibuka , yang berupa makanan dimakan bersama .

Jam 10.00 hari Rabu tanggal 21 Juni 2011 , adalah hari libur , kebetulan juga  cuaca sangat baik berkat karunia Allah swt , kita harus bersyukur kepada Allah ymk yang telah memberikan nikmat sehat dan kesempatan waktu luang untuk menghirup udara segar sehingga pada hari ini kita sekeluarga dapat melihat lihat Pekan Raya Jakarta  yang kedua kalinya selama bulan Juni ini ..

Sampai di Pekan Raya kira kira jam 11.00  sehingga masih dapat tempat parkiran mobil didalam Pekan Raya Jakarta , tetapi sewaktu pulang pada malam hari parkiran sudah penuh sesak sehingga mobil mobil pada parkir di luar arena parkiran disepanjang pinggir jalan raya disekitar PRJ. Sewaktu keluarpun mengalami kesulitan  karena kakan kiri muka dan belakang sudah dipenuhi mobil , sehingga perlu tukang parkir yang membanunya , kalau tidak sudah pasti keluarnya sulit sekali . Ke  Pekan Raya Jakarta kalau tidak beli kerak tlor makanan khas Betawi , terasa kurang lengkap , untuk kali ini kita coba beli diluar arena Pekan Raya , sebab kasihan juga yang menjual kurang laku dibandingkan yang jualan didalam arena , didalam arena harganya kerak telor Rp. 15.000 ,- per bungkus / per piring sedang diluar cukup Rp. 10.000,-

Kita berangkat bersama keluarga  adik ipar , Heruwarsono , Suwarni , Henindya Tolotama Ayumi , Bela Desy Kusumawardani  mereka datang dari Subang lalu ngampiri keluargaPurnomo di Jalan Kepodang C7 , Sukiyati , dan aku sendiri  dalam satu mobil Inova , kemudian  keluarga Rohimi dari Bandung temannya Heruwarsono ada 4 orang naik kendaraan sendiri .

Sampai di Pekan Raya karena belum pada makan pagi , kita diajak makan  dulu di Restoran Fiesta  , setelah makan rombongan  berpisah mencari kesenangan sendiri sendiri dan keinginan masing masing ..

Keluarga Suwarni dari Subang beli kursi sofa , karena sedang promosi jadi hanya kena Rp. 8. juta per set , nanti seminggu lagi akan dikirim ke rumah yang di Gianyar  Purwakarta .

Karpet juga banyak dijual disana dengan berbagai motip dan ukuran yang bermacam macam , berhubung masih discount 50 % maka kita coba beli 2 lembar yang ukuran kecil  .

Putar sana putar sini kaki terasa pegal lalu mampir ke peralatan pijat dan kaki dipijat sekalian untuk mencoba alat tersebut , sambil duduk kaki dan punggung dipijat lebih kurang satu jam , hilanglah rasa kaki pegalnya , setelah nego harga alat tersebut ternyata harga tidak dapat berkurang sehingga tidak jadi beli.

Tiba waktu sholat Dhuhur maka semuanya kita sholat bergantian ditempat khusus untuk sholat .
Setelah keliling ke Hal A , B C dan D  tidak terasa sudah tiba waktu Azhar maka kamipun sholat azhar secara bergantian sehingga makan waktu lama juga , karena yang akan berwudhu harus ngantri , apalagi kalau mau buang air kecil / besar terutama wanita antrian sangat panjang dan makan waktu .

Setelah keliling lagi terasa lapar lagi maka mampirlah rombongan ke Restoran ,  yang cocok bagi selera lidah kita yaitu gudeg komplit .  Setelah kenyang maka pulanglah rombongan ke Bekasi .

Waktu mau pulang kita lewat Pademangan , di Pademangan kena macet waktu mau masuk jalan Gunung Sahari , setelah keluar dari Jalan Gunung Sahari belok kanan menuju jalan yang ke Ancol dipinggir Kali Ancol . Disini pun kena antrean panjang waktu mau masuk Toll jurusan ke Cikampek . Ini disebabkan waktu parkir di Pekan Raya Jakarta ada disebelah Barat sehingga keluarnya juga harus dari Barat yang terpaksa lewat jalan kecil di Pademangan , yang keluarnya di Jalan Gunung Sahari dekat  WTC Mangga Dua ..

Sedangkan pada Minggu kemaren kita sewaktu dengan Keluarga Pandu kami parkir disebelah Timur , sehingga waktu keluar sangat cepat karena langsung kejalan utama yang menuju Ancol sehingga tidak kena macet . Oleh karena itu kalau mau masuk ke PRJ  dari Ancol sebaiknya harus masuk yang sebelah kiri dan parkir disebelah Timur , sehingga keluarnya mudah , tidak berputar putar .

Sedang rombongan keluarga Rohimi yang dari Bandung sudah pulang terlebih dahulu lebih kurang pada jam 14.00, karena ditelpon ada tamu dirumahnya

Sedangkan Dwi dan Rizky  hari Rabu tanggal 29 Juni 2011 juga belanja ke Pasar Tanah Abang   dimana disini adalah pasar yang terbesar  di Indonesia  untuk semua jenis pakaian  jadi maupun bahan pakaian .

Disini orang2 dari manca  negara juga pada belanja di pasar Tanah Abang untuk dijual lagi di negerinya .  Menjelang lebaran nanti pusat perbelanjaan seperti Pasar Tanah Abang , Pasar Jatinegara , Pasar Pagi Mangga Dua  , Pasar Senen , Pasar Baru , Pasar Cipulir di Ciputat  biasanya akan ramai ramai sekali dipadati  pada pedagang / penjual kaki lima serta para calon pembeli  pakaian jadi maupun  bahan textil, untuk menghada[i

Rombongan mampir dulu ke Restoran Chiesta sebelum keliling Pekan Raya Jakarta


Direstoran ini pelayanannya banyak sekali sehingga pesanan cepat tersaji .


Suwarni adik ipar melihat lihat sofa di pekan Raya Jakarta pada hari Rabu tanggal 29 Juni 2011.


Di Maxim tempat promosi penjualan alat alat dapur seperti penggorengan dan alat2 lainnya dengan harga promosi 50 % , disini kebanyakan ibu ibu yang membeli .

Karena tempat pameran mobil kita ngga tahu tempatnya , sehingga putar sana putar sini pada hal sudah tanya juga ke petugas , akhirnya ketemu juga setelah ditilpon oleh Keluarga Rohimi yang sedang melihat disana.

Pameran Mobil disana cuku banyak peminat , seperti Keluarga Heruwarsono  ingin melihat harga dan cara pembayarannya.

Bella dan Henindya bergaya di pameran mobil Yaris , orang tuanya tertarik Yaris .

Bertiga sedang melihat pameran Mobil Yaris di Pekan Raya Jakarta  hari Rabu tanggal 29 Juni 2011

Senin, 27 Juni 2011

Layat kerumah Wati yg suaminya meninggal dunia .

Innalillahi wa innalillahi rojiun , telah meninggal dunia suaminya Wati yang bertempat tinggal  di Kranji hari Senin  tanggal 27 Juni 2011, semoga almarhum diterima disisi Allah swt dan semoga diampuni dosa dosanya , dan yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran oleh Allah swt dan dikuatkan imannya . .

Sampai dirumah Jumali kira kira jam 14.35 yang rumahnya didekat jalan kereta Api jurusan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur serta ke Jurusan Bekasi , baik Kereta Listrik , KA Diesel  dan rumahnya tiak jauh dari rumahnya Wati .
Setelah aku telepon ke Jumali lalu aku dijemput dengan motor menuju rumahnya Wati putrinya mas Adi Lasiman yang datang dari  Bayat , Klaten  , beberapa hari yang lalu .. 

Setelah bertemu dengan Wati maka titipan amplop dari keluarga Harjosumarto aku kasihkan ke Wati .

Jenazah dimakamkan di Gombong berangkat jam 15.00 dari Kranji setelah disolatkan di Masjid dekat rumahnya . Karena jalan dari rumah menuju Toll Barat macet , terutama disamping dan didepan Stasiun Kereta Api Bekasi maka ambulance dikawal oleh  Jumali ( anggota Polisi Bekasi )  dengan motor dengan saya membonceng  serta membawa bendera kuning agar jalan ambulan menuju Toll Barat lancar  sampai di dekat Islamic Center Bekasi ambulance melaju terus sendirian  menuju Gombong , sed ang mobil pengikut ketinggalan jauh karena ambulan jalannya cepat sekali  , menurut sopir ambulance yang masih muda akan lewat jalur Selatan , lewat Bandung . sebab menurut informasi jalur Pantura macet karena kemungkinan perbaikan perbaikan jalan untuk persiapan menghadapi arus mudik nanti pada bulan Aguatus 2011 belum selesai , selain itu pada malam hari kendaraan kendaraan Berat seperti trailer yang bawa container serta truck dan bus bus malam , kebanyakan lewat jalur pantura .

Setelah ambulan melaju sendiri  saya dan Jumali belok jalan dibelakang Islamic Center , kemudian di belakang Mega Mall Bekasi  ada Pintu air Kalimalang , aku diturunkan disitu lalu ganti naik Koasi 05 jurusan Terminal Bekasi ke Cikunir , aku turun di jalan Nakula  lalu mampir minum jus sirkaya campur jambu merah di Alfamart , karena hari cukup panas nikmat betul rasanya minum jus sirzak .
Menurut literature2 di internet dan buku buku kesehatan tradisional sirzak dan dapat menurunkan asam urat , menyembuhkan kanker , kolestrol sedangkan  jambu batu merah banyak mengandung vitamin c katanya dapat melancarkan peredaran darah .

Ambulance  telah siap diberangkatkan kira kira jam 15.00 wib menuju Gombong Jawa Tengah , mas Adi Lasiman ikut di mobil jenazah .

Wati istrinya almarhum sedsng menunggu keberangkatan Ambulan jenazah menuju Gombong Jawa Tengah, Wati naik mobl bersama keluarga almarhum Ibu dan Bapaknya .

Minggu, 26 Juni 2011

Acara hari 25 Juni ,Sabtu ke RSJ dan ke Cibubur lalu pulang lagi ke Bekasi .

Sabtu mampir Restoran Pendekar  Gurame  di daerah Komsen menuju Kranggan .

Rumah Sakit Jakarta dilihat dari depan dikelilingi gedung2 pencakar langit sehingga Gedung RSJ dari Jalanan Jendral Sudirman tidak kelihatan.

Poliklinik Fisioterapi di Rumah Sakit Jakarta, Sabtu tanggal 25 Juni 2011, terima kasih banyak jasanya kepada keluarga kami .

Kamar Fisioterapi ada di nomor 237 , lantai 2 Rumah Sakit Jakarta  .

Hari Sabtu 25 Juni 2011 , jam 14.00 jalan Jendral Sudirman arah ke Utara ( ke Thamrin ) tidak terlalu macet

Keadaan hari Sabtu jam 13.00 di Jalan Sudirman waktu aku kerumah Sakit Jakarta nganter  ke Fisioterapi Pandu dan Dwi .


Masjid di Cikunir menjelang waktu  Magrib keluarga Suikyati Purnomo Pandu, Dwi mampir sholat dulu di Masjid ini .

Restoran Pendekar Gurame pada hari Sabtu 25 Juni 2011 ramai banget dengan pengunjung2 nya guramenya memang enak dan gurih .

Hari Sabtu jam 12.00 keluarga  saya , keluarga Pandu , Dwi,  ke Rumah Sakit Jakarta untuk Fisoterapi .
Jam  15.40 baru sampai di RSJ karena jalalan mulai Jalan Toll Jatibening macet , lalu di Halim juga macet , kemudian di Jalan Jendral Gatot Subroto juga macet , Selesai Fisioterpi rombongan pulang juga kena macet . Sampai di Jalan Cempaka dekat Cikunir sholat Magrib sudah tiba , maka kami semuanya turun untuk sholat Magrib di Masjid Al Hadiqom Cikunir .

 Dari Cikunir mau ke rumah Pandu di Citra Grand Cibubur , lewat  jalan Cikunir  ngisi premium di Pomp Bensin Komsen lalu masuk Toll Jor , keluar dari Toll Jor masuk  ke Toll  Jagorawi , ternyata pada jam 22.00 jalannya macet sekali mulai dari Cibinong , kebanyakan dari arah Bogor dan sekitarnya yang mau pada ke Jakarta , dari Toll Jagorawi belok kiri masuk jalan Tranyogie jurusan ke Cikeas , Cilengsie dan dapat diteruskan ke Bandung  . Karena hari Sabtu ada Mid Sale di Mall Mall Jakarta mulai jam 23.00 sampai jam 01.00 malam dan ada diskount  50 % sampai 70 % , kemungkinan mereka pada mau belanja dengan discount tersebut atau mau ke Pekan Raya Jakarta di Kemayoran ataupun mau ke tempat tempat hiburan yang ada di Jakarta ..

Sampai dirumah Pandu jam 20.00 mampir sebentar ambil pakaian  untuk besok pagi di hari Minggu  .

Hari Minggu pagi  keluarga Pandu dan Dwi berangkat jalan2 untuk cari bahan pakaian dan lain lain ke Tamrin City  di Jalan Kebon Kacang  dekat Tanah Abang  Sampai jam 17,00 rombongan Keluarga Pandu dan Dwi belum sampai rumah , ternyata sampai dirumah jam 18.15   . Kebetulan keluarga Sunarjo semuanya ada 6 orang dari Cibinong sedang di Kepodang c7 ,  mereka datang sekitar jam 12.15  dan belum ketemu an dengan Keluarga Pandu .  Keluarga Purwanto  kakak sulung saya dan mba Antin istrinya Mas Pur  datang jam 08.30  dari Kranggan Permai , mereka pulang ke Kranggan  jam 13.30 , karena ada kepentimgan dirumah .


Demikian ceritera di hari Sabtu tanggal 25 Juni dan Minggu  26 ini  di bulan Mei 2011, semoga Allah swt memberikan taufik dan hidayahnya , serta kebahagian dunia dan akhirat  dan kesehatan keoada semua keluarga besar Purnomo Sujadi Adiwijaya . Amin.

Selasa, 21 Juni 2011

Menggabungkan Niat Sholat Sunnah Fajar dengan Tahiyatul Masjid .

Apakah boleh niat sholat sunnah fajar digabung dengan sholat tahiyatul masjid  ?

Jawab :

Ya, boleh dan sah . Para ulama telah menerangkan masalah ini . Kami nukilkan di sini keterangan dari dua imam ahli fiqih yang merupakan guru dan murid , yaitu al- Faqih as-Sa' di  dan muridnya , al-Faqih Ibnu " Ustsaimin , rahimahumallah .

Al- Imam Ibnu " Utsaimin rahimullah . Ia dianggap  berkata , " Jika sesorang masuk masjid dan melaksanakan shalat dengan niat shalat sunnah rawatib ( Shalat sunnah yang mengikuti shalat wajib , yg dalam hal ini sunah sebelum sholat subuh dan sholat zhuhur ) semata , gugurlah dengannya tuntutan shalat tahiyatul masjid . ia dianggap telah melaksanakan  perintah Nabi saw dalam sabdanya "  

Jika salah seorang dari kalian masuk masjid , hendaklah dia sholat dua rakaat sebelum duduk ," ( Muttafaq 'alaih dari Abu Qatadah r.a )

Hal ini semisal dengan seorang yang masuk masjid dan mendapati imam sedang sedang sholat wajib , lalu iapun ikut shalat  berjamaah bersamanya . Gugurlah dengannya tuntutan sholat tahiyal masjid atasnya .
  Bisa juga ia shalat tahiyatul masjid dulu kemudian shalat sunah rawatib .Ini juga boleh , tetapi mungkin saja kekhawatiran akan dikumandangkannya iqomat menghalangi sesorang melakukannya .

Bisa pula ia meniatkan shalat sunnah rawatib dan tahiyatul masjid sekaligus .Hal ini masuk dalama kaidah fiqih yang disebutkan oleh para Ulama , di antaranya 
al - 'Allamah as-Sa'di didalam kitab al Qawa'id wal Ushul al-Jami'ah wal Furuq wat Taqasim al - Badi'ah an-Nafi'ah ,

" Jika terkumpul dua ibadah yang sejenis ,gerakan-gerakan nya pun  melebur jadi satu , dan dicukupkan dengan salah satunya apabila tujuannya sama ."

Ini adalah nikmat Allah swt dan kemudahan dari-Nya bahwa satu amalan mewkili beberapa amalan . Maka dai itu , barang siapa masuk masjid di waktu pelaksanaan shalat rawatib lalu ia sholat dua rakaat dengan meniatkan sunnah rawatib dan tahiyatul  masjid sekaligus , iapun mendapatkan keutamaan kedua ibadah tersebut ."

Ibnu 'Utsaimin berkata pada ta'liq / syarah beliau terhadap kitab al - Qawa'id  wal  Ushul al-Jami'ah . Contoh contoh yang disebutkan penulis rahimullah , seseorang masuk ke dalam masjid dalam keadaan belum sholat sunnah rawatib .
Ini pada sholat lima waktu yang mana ? Sholat zhuhur dan sholat shubuh . Dia masuk masjid setelah azan dalam keadaan baru saja berwudhu , sehingga disini dituntut melaksanakan sholat sunnah  wudhu , tahiyatul masjid , dan sunnah rawatib .
Apakah jika sudah sholat sunnah dua rakaat sudah mencukupi semuanya ?  Jawabannya : Ya . Sebab tujuannya  sama , yaitu melaksanakan sholat sunnah dua rakaat wudhu , sholat sunnah tahiyatul  masjid 2 rakaat , sholat sunnah rawatib 2 rokaat ( tujuan ini semuanya tercapai ) . Di sini kmai katakan ' Boleh jadi , dia meniatkan ibadah-ibadah ini seluruhnya sehingga dia mendapatkan pahala seluruh ibadah tersebut . Bisa jadi ia meniatkan salah satunya saja maka tinjauan rinciannya adalah sebagai berikut :

Jika ia meniatkan sunnah rawatib saja , hal ini mewakili  lainnya ( sunnah tahiyatul masjid , dan sunnah wudhu )
Jika ia meniatkan sunnah wudhu , hal ini mewakili dari sunnah wudhu dan tahiyatul masjid , karena tujuan dari keduanya tercapai . Namun tidak mewakili sunnah rawatib , karena tujuan yang diinginkan darinya adalah  terlaksananya 2 rakaat sebelum sholat wajib secara tersendiri ( sedangkan disini tidak diniati )
Wallahu a'lam , walhamdulillah .

Kutipan dari Majalah Asy-Syariah Vol.VI. No 69/VI/1432 H /2011 hal77-78 .

Senin, 20 Juni 2011

Hari Minggu 19 Juni 2011 di PJRJ .Bola bola dibuat dari plastik dijual di PJR

 Tempat parkir imana mana penuh dengan mobil para pengunjung , PJR hanya muat 9000 buah mobil , sehingga dluar area parkir dipinggir jalan juga untuk parkiran liar
Tempat parkir di atur oleh petugas petugas kemanan PJR yang kebanyakan dari FBR  yang direkrut jadi juru parkir selama ada PJR .

Didepan gerbang pintu masuk dijual karcis masuk seharga Rp. 25.000,- per orang dewasa , kalau lanjut usia seperti saya gratis asal menunjukkan KTP aslinya , anak anak diukur tingginya  , kalau kurang dari ukuran yg disediakan bebas pembayaran masuk ke PJR .
 Judge sedang antri  mau beli ticket masuk untuk 5 orang
Bola bola dibuat dari plastin disalah satu stand  Pekan Raya Jakarta tg 9 Juni s/d 10 Juli 2011

Pejual kerak telor makanan khusus orang orang betawi , dijual Rp. 15.000 ,- per buah tidak lupa kitta pada mencoba

Keadaan di PJR makin sore makin berjejal jejal manusia dari mana saja datang memenuhi lorong-lorong jalanan, sehingga untuk jalan saja kita jadi pelan pelan.

Para penjual makanan pun ramai dikunjungi orang orang karena pada lapar dan haus

Suasana di PJR makin padat manusia jika mulai sore hari sampai malan hari, kebetulan hari Minggu banyak orang kerja pada libur ., dipakai untuk menonton PJR
Pada tanggal 19 Juni 2011 kami keluarga  Purnomo , Sukiyati , Judge Septopanduviyatmo , Hamidah , Alyasa Gemi Jayandra , Akeda , Dwi Widiastuti dengan mobilnya Pandu pergi ke Pekan Raya Jakarta . Kami berangkat jam 10.00 dan sampai di PRJ jam 11.00 , teryata tempat parkiran sudah penuh sehingga putra sana putar sini akhirnya dapat juga .  Makin sore parkiran makin penuh sehingga mobil terpaksa pada  diluar arena PJR , disepanjang jalan raya dekat  PRJ.

Pulang kira kira jam 17.00 dan sampai rumah kira kira jam 18.20 , waktu pulang kena macet di depan masuk Toll Ancol yang mau ke Halim . Tidak lupa membeli kerak telor makanan khas Betawi , dengan harg Rp. 15.000 , -er buah . Tetapi kalau beli diluar arena PRJ hanya Rp. 10.000,- per buah . Sore hari jam 15.00 pengunjung makin banyak memenuhi arena dan hal hal yang ada , sehingga mau jalan saja harus berdesak desakan .



Restoran Bang Dul dimana kita sekeluarga duduk distu untu memesan makan siang



Tong setan , dimana sepeda motor roda dua berputar putar didalam tabung besar