Selasa, 29 November 2011

Hari Selasa tanggal 29 Nopember 2011 di Stasiun KA Bekasi dan Hypermall Giant Bekasi.

Setasiun Bekasi mulai tanggal 5 Desember ada percobaan perubahan traject KRL , Bekasi ke Kota lewat Manggarai .

Peta Route perjalanan Kereta Api Listrik Jabotabek mulai 5 Desember 2011 ada perubahan route .

Tanda bulatan biru adalah Bekasi , merah dari Bogor , , Hijau Parung , merah marun  Tanggerang

Stasiun Kereta Api  Bekasi pada tanggal 29 Nopember 2011 , terlihat KRL yang baru datang dari Setasiun Kota .

Dafatar nama kereta api yang tidak berhenti di Stasiun Bekasi mulai 1 Desember 2011

Keadaan Hypermarket Giat pada tanggal 29 Nopember 2011 jam 12.30 .

Pada hari Selasa jam 10.00 aku  ke Toll Cibening , sebagai kegiatan rutin nganter .  Dari  Pintu Toll  Cibening aku ke Stasiun Kereta Api Bekasi nganter saudara Tri untuk beli ticket jurusan Jogyakarta dengan naik Fajar Utama  yang akan berangkat hari Kamis jam 07.00 . Harga Ticket untuk KA Fajar untuk hari biasa adalah Rp. 120.000,- ,sedang kalau Sabtu Minggu lebih mahal sekitar Rp. 140.000,- 
Ticket dapat dipesan 7 hari sebelum berangkat  dengan mengantre diloket khusus untuk pemesanan . 
Tempat parkiran di Stasiun Bekasi kalau hari kerja penuh mobil dan motor  , sebab orang orang Bekasi yang jauh dari Stasiun pada nitipkan mobil atau motornya di stasiun  . Mereka yang kerja di Kota naik kereta api lebih mudah dan dibandingkan kalau naik mobil akan kena macet di daerah Hayam Wuruk dan tempat tempat lain . 

Habis  dari Stasiun KA Bekasi aku menuju  Hypermarket Giant untuk cari kado di Matahari , kemaren sudah lihat lihat sehingga hari ini tinggal membelinya .
Jam 14.30 aku sudah tiba dirumah dan tidak lama kemudian terdengan azn sholat Ashar .

Hari in cuaca terang hingga sore hari  . Demikianlah ceritera hari ini , kalau Allah masih memberikan kami umur akan kami sambung di hari yang akan datang , semoga Allah swt  selalu melindungi kami sekeluarga dari gangguan setan terkutuk  .
 

Minggu, 27 November 2011

Ceritera hari Minggu tanggal 27 Nopember 2011 perjalanan ke Sentul Slatan.


Gambar paling atas dan gambar nomor 2  dirumah Pandu Cluster the Dense Citra Grand Cibubur ,Foto paling bawah  rumah kediaman keluarga Om Son dan Tante Rena di Bukit Sentul Selatan Cluster Mediteran I , Bogor .


Hari Minggu tanggal 27 Nopember 2011 , jam 09.30 aku dan Yati berangkat ke rumah Om Son di Sentul Selatan . Sebelum ke Sentul Selatan aku mampir dulu ke Bumi Pramuka Cibubur  menjemput Mas Pur , mba Antin dan Rum untuk menuju ke Perumahan Bukit Sentul , Cluster Mediteran , Sentul Selatan rumah keluarga Om Son .

Kebetulan hari Minggu pagi udara cerah sampai di Sentul udarapun masih cerah .
Sampai di Jalan Parahiyangan Cluster Mediteran , Sentul City kerumah Om Son ketemu dengan Tante Rena dan Om Son yang hanya berdua menikmati masa tuanya , berdua Om dan Tante pada waktu aku kesana dalam berkat karunia Allah swt  keadaannya sehat walafiat dan kelihatan cerah dan gembira diwajahnya . Kelihatan Om Son da Tante Rena gembira sekali kedatangan rombongan kami , Sampai dirumah Om Son yang terletak di Bukit Sentul di Cluster Mediteran I , sekarang komplek sentul bernama Sentul City .
Pemandangan komplek Bukit  Sentul kelihatan indah karen berbukit bukit dan sekarang pohon pohonnya sudah mulai tinggi dan sepanjang jalan masuk ke komplek Sentul banyak pohon pohon yang tinggi tinggi dan hijau serta teduh dan sejuk bila berada dibawah pohon pohon tersebut .

Jam 12.00 kami berpamitan  untuk pulang  , kita pulang lewat Toll Jagorawi kebetulan jalanan belum macet karena masih siang , biasanya kalau jam 17.00 jalan Jagorawi padat merayap karena orang orang Jakarta mulai pulang dari Puncak Bogor , dimana pada hari Senin para turis lokal akan masuk kerja lagi .
Dari Toll Jagorawi aku keluar di Toll Cibubur untuk menurunkan mba Antin , mas Pur dan Rum , karena rumahnya sudah dekat , tinggal naik angkot satu kali Mas Pur menuju ke Kranggan Permai , sedang Rum menuju jalan Raya Radar Auri dirumah  Eka anaknya Rum .

Dari Cibubur aku mampir kerumah Pandu anakku yang pertama tinggal di Komplek Perumahan Citra Grand di Cluster The Dense no P5 No 3, Cibubur .
Komplek Citra Grand sekarang sudah mulai rindang dengan pohon pohon dipinggir jalan mauk ke komplek , juga di cluster The Dense tanaman tanaman suah mulai tinggi , tam,an didepan rumah sudah tinggi tinggi pohonnya serta menjadi sejuk . Didepan rumah Pandu ada taman untuk bermain main sekarang telah dipasang berbagai alat permainan untuk anak anak .
 Ditengah jalan Yati beli mangga beberapa kilo untuk keluarga Pandu , kebetulan sekarang sedang musim mangga .
Mobil sampai di Cluster dikasih tanda masuk oleh saptam  , dirumah Pandu yang pertama keluar adalah cucuku yang bernama Alyasa Gemi Jayandra  kelihatan senang sekali atas kedatanganku .

Kebetulan dirumah Pandu sedang ada Ibu Mertuanya yang bernama Miswandiah Spd   yang tinggal di Cimahi yang datang pada hari Jumat . Jam 16.00 Ibu Mertua pulang  ke Cimahi naik Travel Cipaganti yang pangkalannya dekat dengan komplek Citra Grand , beliau hari Senen masuk untuk ngajar di Sekolah SD Negeri Cimahi .

Bersamaan dengan pulangnya Ibu Mertua yang diantar Pandu dan Alyasa  , kebetulan sore itu Hamidah ada arisan di kompleknya , kamipun pamit ikut pulang , dan Alyasa Gemi Jayandra cucuku menangis ingin ikut kami  ke Bekasi .

Sampai dirumah jalan Kepodang C7 Bekasi kira kira jam 17.00 , karena capai aku rebahkan badan ditempat tidur dan tertidur dengan pulas   ternyata bangun bangun sudah waktu  magrib .
Jam 21.00 datang Sunarjo adik ipar saya yang tinggal di Ciriung Indah Cibinong dengan Henindya keponakan saya  kerumah jalan Kepodang , yang baru saja pulang dari Pelabuhan Ratu .nganterin Henindya .

Demikianlah ceritera kami di hari Minggu tanggal 27 Nopember 2011 .

Selasa, 22 November 2011

Ceritera hari Selasa tanggal 22 Nopember 2011 ke Kota Tua Jakarta




Jembatan Intan di Kota Tua yang terletak di samping Terminal Bus Kota .

Hotel Batavia di Jakarta Kota dekat sungai Ciliwung

Orang Betawi yang jualan kerak telor di depan Musium Falatehan Jakarta .

Gedung Musium Falatehan di Jakarta Kota , Jakarta Utara

Setasiun Kereta Api Bekasi , tempat kalau kita menuju ke Kota , Ke Tanah Abang , Gambir , atau ke Kota kota di Jawa Barat , Jawa Tengah.

Jembatan  Intan diatas sungai Ciliwung Jakarta Kota

Para turist lokal dan luar sering neberkunjung kesini utnuk melihat  bangunan Tua buatan Belanda 100 tahun yang lalu .

Meriam peninggalan jaman Belanda yang ditaruh didepan Musium Falatehan .



Tempat tempat  rekreasi di Kota Tuadi Jakarta Kota

Didalam Kereta Api Listrik Komuter kalau siang agak kosong penumpang

Masjid Baitulssalam yang dibuat oleh PT Bank Negara Indonesia Pesero Tbk , di jalan Lada No 1 Jakarta Kota .

Situasi di Setasiun Jatinegara hari Selasa tanggal 22 Nopember 2011 .

Hari Selasa aku beritiga Tri dari Klaten , Nindya dari Subang  pergi ke Kota jaik kereta Api KRL Komuter jurusan Kota yg tarifnya sekarang Rp. 6500,- per orang . Kita berangkat dari rumah Jalan Kepodang Naik Koasi no 05 Jurusan Cikunir Terminal Bekasi turun di Setasiun Bekasi , tarif angkot Rp. 4000,- per orang .

Kereta api tepat berangkat jam 15.10 ke Jurusan Kota , karena siang hari kereta apinya penumpangnya tidak begitu banyak , sehingga tempat duduk tinggal pilih banyak yang kosong .
 Sampai  Setasiun Kota langsung menuju ke Masjid BNI yang ada disamping Setasiun , dari Masjid kita kmenuju Musium Fatahilah , karena jam sudah menunjukkan jam 16.00 maka pintu gerbang ke gedung  musium sudah ditutup , tetapi pengunjung masih banyak yang diluar , dimana distu ada pertunjuukkan macam macam kesenian . Ada wayang kulit , ada Group music . Slain itu didepan gedung MUsium banyak penjuaal makanan dan minuman , tak keteinggalan juga ada yang jual kerak telor makanan khusus Betawi .

Dari Musium kami bertiga menuju jembatan Intan  yang terletak didekat terminal setasiun bus dimana jembatan tua tersebut dibangun oleh Belanda seratus tahun yang lalu.

Dari Jembatan tua kita naik Microlet jurusan Kota Beos untuk naik Busway yang ke PGC  Cililitan , untuk menuju terminal Bus way kita lewat terowongan dibawah tanah dari Setasiun Kota . Naik Busway jurusan Blok M yang lewat jalan Gajahmada , Thamrin , , jalan Sudirman , sampai di Bendhill kita turun untuk transit Busway yang menuju PGC , karena ditengah jalan kami tidak dapat tempat duduk , waktu itu jam 19.00 jadi waktunya orang orang kantor pada pulang .  Busway yang kami tumpangi adalah jurusan  Pinag Ranti sehingga kita turun lagi di BNN Cawang untuk transit yang menuju PGC ( Pusat Grosir Cililitan ) .
Dari PGC kami naik microlet no 58 yang menuju jalan Raya Kalimalang . Di Suoerindo Kalimalang kita berhenti jam menunjukkan jam 20.30 lalu ganti koasi No 5 menuju rumah .

Demikianlah perjalanan  tamasya ke Kota Tua Jakarta .

Senin, 14 November 2011

Turun hujan di Jakamulya.

Jam 14.30 hujan rintik rintik mulai turun didaerah Jakamulya Bekasi Selatan . Padahal sekitarnya sudah dari tadi hujan . Waktu nganter Yati di Toll sudah mulai hujan , sampai dirumah ternag lalu berangkat ke kampur UGD Kalimalang juga masih terang .

Semoga  turun hujannya cukup besar sehingga dapat meesap kedalam , sebab air pompa sudah mulai berkurang laju keluarnya air dari d alam tanah ,  Biasanya kurang dari 1 jam sudah penuh , sekarang dirumah untuk penuh butuh waktu lebih lama sebab pompanya belum jetpump masih semi jetpump . Kalau tetangga yang jetpump keluarnya masih deras.Kita harus tetap bersyukur kepada Allah swt karena nikmat nikmat masih terus datang tanpa batas waktu , seperti udara kita bebas menghhirup sepuasnya , begitu pula air kita bebas mengambil dan mempergunakannya .

Perjalanan ke Kota Hari Senen 14 Nopember 2011 .

Rumah Sakit Centra Medika Jalan Raya Bogor , Cimanggis tempat Eko Pujiono dirawat dua kali .

Rumah Sakit Centra Medika bersebelahan dengan Pemancar RRI ( Radio Republik Indonesia ) di Cimanggis kelihatan antenenya ada dibelakang RS Centra Medika.

Rumahnya Eka ada di Jalan Radar Auri Cimanggis .

Rumah tetangga Eka didepan rumahnya , dibawah ada juga ada perumahan perumahan yang dibangun oleh orang Betawi yang punya tanah , dibuat kapling2 lalu dijual secara kredit. 




Hari Senen tanggal 14 Nopember 2011  setelah nganterin Yati ke Lampu merah Superindo Kalimalang , aku pulang kerumah kira kira jam 13.15 kemudian aku pergi ke Glodog   Kota . Dikota aku cari seal untuk panci presto , ternyata seal yg kecil untuk panci presto harganya Rp. 90.000,-  terpaksa ga jadi beli . Yg dibeli bell listrik untuk rumah . Setelah aku lihat di internet harga sealnya paling mahal Rp. 50.000,-

Berangkat ke  Kota aku coba naik kereta api listrik ekonomi  yg murah Rp. 1.500,-  , karena siang hari kereta apinya tidak penuh dapat duduk . Hanya saja tukang dagang , pengamen , peminta minta banyak banget didalam gerbong kereta api KRL jurusan Kota . 

Itulah potret masyarakat kecil yang ekonominya pas pasan ternyata masih banyak sekali mulai dari anak kecil sampai orang tua ,anak anak kecil yg dibawanya nangis terus menerus minta makan karena lapar , sedang orang tuanya belum mengumpulkan uang  . Mereka makan tidak seperti orang biasa seperti kita 3 x sehari mereka kadang2 makan 1 x sehari saja sehingga badan kelihatan kurus , sedang mandipun mereka tidak setiap hari karena air di daerah kota mahal . Apalagi bila dilihat dari pakain nya kotor , kumal , sebetulnya mereka perlu perhatian dari Pemerintah  untuk dapat diangkat menjadi manusia yang hidup layak di negara Indonesia yang merdeka dan kaya raya akan isi bumi Indonesia , tetapi belum merata .

Sehingga kita perlu mengucapkan syukur kepada Allah swt karena masih diberi  nikmat iman Islam , nikmat hidup sehat , nikmat hidup damai bahagia  dikeluarga  menikmati anak dan cucu dan banyak nikmat2 lain yang belum disebut disini .

Dilain pihak masih banyak orang2 yang bergelimpangan harta , makan dan hidup mewah , dimana sebetulnya sebagian harta mereka  adalah milik fakir miskin dan harus dibagikan kepada : terutama saudara yang terdekat yang masih fakir miskin dulu  baru fakir miskin lainnya  ..


Pulangnya dari Kota jam 16.00 ternyata kendaraan hampir semuanya penuh . Aku coba naik Bus jurusan bekasi Timur , setelah didalam bis ternyata penuh juga sehingga aku duduk dekat sopir , dekat mesin . Kaki sulit diluruskan sehingga sampai rumah kaki , pinggang pada pegel . Karena capai sampai rumah langsung tidur istirahat .
Jam 21.30 aku bangun ada telepon bahwa Yati sudah naik bis dari RS Jakarta , maka aku bangun bawa mobil jemput di ointu Toll Cibening .
Setelah buka HP ternyata ada berita bahwa Eko Pujiono yang kemaren sakit Vertigo dan darah tinggi yang masuk opname dirumah sakit sentra Medika Cimanggis , tadinya sudah pulang kerumah . Kemaren sakitnya kambuh lagi dan dirawat lagi ditempat yang sama RS Centra Medika jalan Raya Bogor , seperti kemaren dirawat dilantai 4 ganya kamarnya berubah menjadi kamar 405 .
Somoga saja Allah swt menyembuhkan penyakit nya sehingga Eko dapat beraktivitas lagi dikantor untuk mencari nafkah buat keluarganya .

Situasi Glodok pada jam16.00 kemaren hari Senen 14 Nopember 2011 sewaktu aku belanja ke Glodog .

Diperempatan lampu merah yang kekiri ke Kemayoran yang lurus ke Harmoni, pada jam 16.15 cukup padat , hari itu  juga turun  hujan .

Aku sedang nunggu Bis di halte Bus Glodog pada jam 16.00 hari Senen 14 Nopember 2011

Minggu, 13 November 2011

Ceritera hari Minggu tanggal 13 Nopember 2011 di Jl Kepodang C7 Jakamulya Bekasi Selatan.

Jalan menuju rumahnya keluarga Purwantiningsih Sudhana Kolawangi di Jalan Persada  Jatijajar 2 , Rt 07 Rw 07 No . 55  Simpangan Depok Depok , hanya dapat dilalui satu  mobil saja posisi kepnggiran atau mundur .








Pada hari Minggu tanggal 13 Nopember 2011 , pagi jam 06.30 saya dan teman teman sepengajian pada kumpul dirumah Bp H Suryalana yang mau menikahkan keponakannya yang bernama Bambang , Amd dengan Dewi Komala Sari di Masjid Nurul Islam jalan Mawar Merah Raya - Perumahan Klender , Jakarta Timur .
Rombongan saya terdiri dari Bp Mulyatmoko , Rinjani , Djasmiko , Sumantri , dari rumah Bp H Suryalana kita menuju ke Klender jam 07.00 setelah makan makan snack dan minum . Iring iringan penganten ada 10 mobil sampai di Masjid Nurul Islam +/- jam 08.00 . Selesai akad nikah kami pulang kira kira jam 10.00 .
Tidak berapa lama datang keponakannya Yati keluarga Yayan , Hartini , dan cucu cucunya ikut pula datang dengan Inovanya  dan parkir didepan rumah .

Tidak lama lagi datang lagi keluarga Pandu , Hamidah , Alyasa yang datang yang rencanananya mau kerumah Wanti yg sakit , sekarang sudah ada dirumahnya  di Jatijajar Simpangan Depok . Selain itu dari keluarga H Joko Mulyono mengirim sumbangan untuk Wanti tranfer via Hamidah untuk diberikan kepada keluarga Wanti yang sakit +/- Rp. 1.5 juta . Semoga amal jariahnya keluarga H Joko Mulyono dibalas oleh Allah swt . Amiin.

Jam 15.00 kami berangkat ke Simpangan Depok , ditengah perjalanan hujan , tetapi sampai di rumah Wanti hujan sudah mulai reda hanya gerimis saja .

Sampai dirumah nya Jalan Persada Jatijajar 2 , RT 07 RW 07 hari sudah mulai gelap .  Karena baru kedua kalinya mobil sempat nyasar , yang seharusnya belok kiri malah terus sehingga harus mundur , karena jalannya hanya untuk satu mobil . Selain itu sewaktu mau masuk ke Jalan Persada juga ada beberapa mobil yang berpapasan sehingga harus hati hati untuk mencari posisi agar tidak bersenggolan , maka salah satu harus ngalah mundur cari tempat untuk minggir Dirumah Wanti waktu itu ada Bayu , Penta , temannya Bayu dari tempat kejanya , , Dhani baru saja pulang kerumahnya . Sedang Eko Pujiono anak yang tertua dari Sudhana Kalawangi masih istirahat dirumah karena habis sakit juga .

Alhamdulillah Wanti sudah  naik kadar gulanya setelah minum teh manis , dari 35 naik 100 kemudian beberapa jam lagi naik 200 . Sedang tekanan darahnya masih cukup tinggi 170 / 100 ,. Sehingga perlu istrirahat . Sedang Sudha Kalawangi aku tengok  dikamar masih tiduran , strucknya belum sembuh juga .


Rumah Sakit Negeri kamar kamar selalu dibilang penuh terutama jika yang berobat pasien pakai Askes , sehingga jaminan askespun tidak selalu dapat menikmati kenyamanan berobat . Untuk Rumah Sakit Swatsa jangan dibilang mahalnya , selain harus punya uang DP yang cukup besar bagi ukuran rakyat biasa / pensiunan / pedagang kecil  nanti tarifnya tinggi mencekik leher bagi pasien yang tidak punya pengkasilan cukup . Belum nanti obatnya juga dengan harga yang tinggi  .

Kecuali pasien yang dijamin  oleh Perusahaan Besar  , itu akan  mudah dilayani oleh Rumah Sakit Swasta .
Itulah memang kesehatan badab itu mahal , maka jagalah kesehatan kita dengan selalu berdoa dan berserah diri kepada Allah  SWT .

Pada waktu rombongan saya di jalan Toll Jagorawi keluarga dari Subang datang kerumah juga , sehingga kami langsung menuju rumah dengan diantar Pandu , dan Pandu pulang lagi ke Bekasi sampai malam jam 21.00 setelah tantenya Warni dari Subang pulang .

Itulah hari Minggu yang penuh kegiatan keluarga yang sangat menyenangkan dan menggebirakan karena dapat bertemu silaturahim , melihat cucu dan bersendau gurau .
Sebelum masuk kerumahnya Wanti ada tempat parkiran untuk 3 mobil , dari situ kita jalan kaki menuju rumahnya kira kira 25 meteran .

Minggu, 06 November 2011

Arisan Keluarga Besar Harjosumarto Klaten di Jl Kepodang C7 Bekasi.

Pada hari Minggu tanggal 6 Nopember 2011 dirumah Sukiyati Purnomo Jalan Kepodang C7 telah diadakan pertemuan keluarga bulanan , kali ini diadakan arisan dirumah Sukiyati Purnomo Jalan Kepodang C7 .

Arisan dimulai jam  20.00 , sebelum arisan diadakan makan bersama dengan sate yang dibakar sendiri dirumah ,
Yang hadir di arisan ini adalah : 1. Suwarni  dari Subang , 2. Heruwarsono , 3. Henindya T, 4. Bela D K , 4. Sunarjo dari Cibinong ,5.  Ervarulianti , 6. Chica , 7. Ivone , 8. Kartika Sari , 9. Marcell , 10. Sunarno , 11. Shanti , 12. Dean Nugraha , 13. Sukiyati , 14. Purnomo SA , 15. Akeda Bagus Jully Setiasgi , 16. Dwi Widiastuti , 17. Mbah Harjo Soemarto .  18. Sudarti ,19. Sigit , 20. Annas , 21. Noval ,
Arisan bubar jam 21.00 .

Karena hari itu ada yang berulang tahun yaitu Ivone , maka Keluarga Sunarjo bawa Pisa Hutt , sayur sla , kue udang .